Jumat, 2009 Juli 10
Sabtu, 2009 Juni 27
Juara seri ke 100 Valentino Rossi

Assen - Valentino Rossi sukses menorehkan prestasi pribadi yang manis, yakni kemenangan ke-100 di sepanjang karirnya. Terima kasih diucapkan kepada Yamaha, tim yang sudah lima tahun bersamanya.
Kemenangan ke-100 Rossi diraih usai memenangi MotoGP Belanda yang berlangsung Sabtu (27/6/2009) malam WIB.
"Saya menjadi pembalap kedua untuk mencapai 100 kemenangan setelah Giacomo Agostini dan saya sangat gembira," ujar Rossi pasca lomba seperti dilansir dari Autosport.
"Saya merasa sangat baik dari sejak lap pertama jadi saya memutuskan untuk langsung tampil maksimal dan mengambil beberapa keuntungan karena saya tahu, para lawan sangat sukar untuk dikalahkan, terutama Jorge Lorenzo," tambahnya.

Secara khusus, Vale mengucapkan terimakasih kepad Yamaha, tim yang ia perkuat sejak tahun 2004. "Sekarang saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman do pit, Jerry Burgess dan kawan-kawan. Untuk Yamaha, sepeda motor kalian sungguh hebat, fantastis," ujar pembalap yang sejak bergabung bersama Yamaha telah meraih 41 kali kemenangan hingga sejauh ini.
"Bukan itu saja, Yamaha telah memperlakukan saya dengan cara yang luar biasa dan memberikan kami motivasi sangat besar dalam empat-lima tahun terakhir ini," lanjut The Doctor sembari tak lupa mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Kemenangan ke-100 sudah, lantas apa lagi, Rossi? "Saya harap saya masih bisa berlaga di musim-musim ke depan untuk menambah jumlah kemenangan dan bertanding dengan pembalap-pembalap lainnya," tutupnya.
( nar / din )info : detik.com
Minggu, 2009 Juni 21
Group Alumni SMAN 5 Madiun

Allhamdulilah akhirnya aku berhasil juga mengumpulkan temen-temenku alumni SMAN 5 Madiun yang sudah kurang lebih 16 tahun berpisah berlanjut lagi berkat facebook.
Semoga persaudaraan lewat dunia maya akan berlanjut ke dunia nyata dengan terbentuknya suatu wadah yang bernama Ikatan Keluarga Besar SMA Negeri 5 Madiun yang disingkat "IKASMALA". Semoga wadah ini terealisasi pada bulan September mendatang.
Bulan Juni kemarin kami para Alumni SMALA yang ada di Jakarta mengadakan reuni kecil-kecilan di salah satu mall di ibu kota ini. Allhamdulillah walaupun kami dari berbagai angkatan yang berbeda dari awal pertemuan sampai akhir kita keliatan kompak dan terus komunikasi sampai dengan sekarang. Itu mungkin semua terbentuk dari semangat "brotherhood" yang ada didiri kita masing.
Dalam reuni kecil-kecilan tersebut yang hadir: ku kenalkan "aku urut depan dari kanan ke kiri" Apri Winata (1996), Harianto (1995), Reinaldi Massie (2001), "belakang dari kiri ke kanan" Lukman Ismail (2001), Lia Rehabian (2001), Junita Diah Ekawati (1994), Indah Sari (2001), Roby Madya Hermawan (2003). Kami menamakan diri " Tim Caretaker" Persiapan pembentukan IKASMALA.
Allhamdulillah dari ke delapan para Alumni tersebut terpilihlah:
1. Apri Winata sebagai Ketua Tim Caretaker,
2. Junita Diah Ekawati sebagai Wakil Ketua
3. Lia Rehabian sebagai Sekretaris I
4. Indah Sari sebagai Sekretaris II
5. Harianto sebagai Bendahara I
6. Lukman Ismail sebagai Bendahara II
7. Reinaldi Massie sebagai Humas I
8. Roby Madya Hermawan sebagai Humas II
Semoga cita-cita kami dan semua temen2 SMALA untuk membentuk wadah komunikasi para alumni SMALA lancar, Amin.
Rabu, 2009 Juni 03
HarGa DirI Kok "Paketan"
Setahu saya arti "Harga diri" adalah suatu tekad kuat untuk mempertahankan sebuah prinsip dan keyakinan yang tidak bisa dibeli oleh apapun.
Hari gini ngomongin"harga diri" sepertinya sudah basi banget, karena apa? realitanya yang namanya "harga diri" hanya bisa diucapkan di mulutnya aja, apalagi klo sudah kepepet "harga diri" lah jadi salah satu alasan untuk mempertahankan keterpurukannya.
Tidak ubahnya seperti Fast Food yang menawarkan berbagai paket, ada paket A, paket B, paket C dan lain sebagainya, 2 kata "harga diri" ini juga ada paket-paketnya, harga diri paket sembako, paket kaos, paket ribuan, paket puluhan ribu, paket ratusan ribu, paket jutaan, paket puluhan juta, paket ratusan juta, paket milyaran, paket trilyunan, paket bingkisan, dst....
Rasanya pada jaman sekarang ini sangat langka mencari orang yang bisa mempertahankan 2 kata tersebut, termasuk penulis ini. Jadi ngga usah ribut atau mengatasnamakan harga diri, jika 2 kata yang masih ada didiri masih belum bisa dipertahankan.
Hari gini ngomongin"harga diri" sepertinya sudah basi banget, karena apa? realitanya yang namanya "harga diri" hanya bisa diucapkan di mulutnya aja, apalagi klo sudah kepepet "harga diri" lah jadi salah satu alasan untuk mempertahankan keterpurukannya.
Tidak ubahnya seperti Fast Food yang menawarkan berbagai paket, ada paket A, paket B, paket C dan lain sebagainya, 2 kata "harga diri" ini juga ada paket-paketnya, harga diri paket sembako, paket kaos, paket ribuan, paket puluhan ribu, paket ratusan ribu, paket jutaan, paket puluhan juta, paket ratusan juta, paket milyaran, paket trilyunan, paket bingkisan, dst....
Rasanya pada jaman sekarang ini sangat langka mencari orang yang bisa mempertahankan 2 kata tersebut, termasuk penulis ini. Jadi ngga usah ribut atau mengatasnamakan harga diri, jika 2 kata yang masih ada didiri masih belum bisa dipertahankan.
Langgan:
Entri (Atom)





